pengalaman mondok di pptq
Awal mula aku mondok di PPTQ Al-Madinah terasa sangat berbeda dari kehidupan di rumah. Suasananya tenang, penuh dengan kegiatan ibadah dan belajar Al-Qur’an. Di hari-hari pertama, aku sempat merasa canggung karena harus menyesuaikan diri dengan aturan pesantren yang ketat dan jadwal yang padat. Bangun sebelum subuh, shalat berjamaah, mengaji, lalu belajar di kelas adalah rutinitas yang harus dijalani setiap hari.
Namun, semakin lama aku mulai terbiasa dan justru menikmati kehidupan di pesantren. Aku belajar banyak hal, bukan hanya ilmu agama, tapi juga kedisiplinan, kemandirian, dan kebersamaan. Setiap pagi kami menghafal Al-Qur’an bersama, saling menyimak bacaan teman, dan saling menyemangati. Saat waktu istirahat, kami sering berbagi cerita, bercanda, atau membantu satu sama lain.
Sekarang, aku merasa bersyukur bisa mondok di PPTQ Al-Madinah. Di tempat inilah aku belajar menjadi pribadi yang lebih sabar, beriman, dan mandiri. Meskipun kadang rindu rumah, aku tahu bahwa semua proses di pesantren ini adalah bagian dari perjuangan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar